Pertolongan Pertama yang Hendaknya Dilakukan Saat Keracunan Makanan

4 Langkah Pertolongan Pertama yang Hendaknya Dilakukan Saat Keracunan Makanan

Kesehatan

Kasus-kasus seperti keracunan makanan memang sering kali dialami oleh masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia, hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satu diantaranya adalah kurangnya pengetahuan dalam mengonsumsi atau memasak makanan mereka sehari-hari sehingga bisa memicu terjadinya keracunan. Dalam beberapa kondisi hal ini mungkin akan berlangsung normal atau masih dapat disembuhkan, hanya saja tak jarang juga yang menyebabkan meninggal dunia, jika tidak segera ditangani dengan benar.

Makanan yang mengandung parasit ataupun juga beberapa jenis jamur tertentu memang dapat menganggu pencernaan manusia, hal inilah yang memicu terjadinya keracunan. Hanya saja terkadang beberapa orang belum terlalu mengenal gejalanya, sehingga pertolongan yang diberikan juga kurang optimal. Berikut ini beberapa gejala terkait dengan keracunan bahan makanan yang harus diwaspadai, seperti diantaranya adalah:

  1. Diare, terjadi masalah pada pencernaan sehingga menyebabkan buang air besar secara terus menerus dan feses berubah menjadi cair.
  2. Mual dan juga muntah.
  3. Kram atau nyeri yang terjadi pada perut.
  4. Dehidrasi, biasanya adalah gejala lanjutan yang disebabkan oleh mual muntah, hingga diare.
  5. Rasa sakit kepala sehingga sulit untuk beraktivitas.

Jika sudah muncul beberapa gejala di atas, berarti Anda sudah terkena keracunan makanan, tentunya harus segera ditolong. Berikut ini diantaranya ada beberapa langkah pertolongan pertama yang hendaknya dilakukan sehingga tidak berakibat fatal, yaitu:

  1. Mulai menangani gejala mual dan muntah, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu gejala terkena keracunan ini adalah mual dan muntah, fokus untuk menangani kondisi ini, seperti diantaranya adalah dengan menghindari mengkonsumsi makanan yang padat hingga muntah tersebut berakhir, hiruplah aroma sesuatu yang segar dan dapat meredakan muntah tersebut agar tidak semakin parah. Jangan mengkonsumsi makanan yang pedas, manis dan juga goreng-gorengan hingga muntah berakhir. Hendaknya minum obat antimual yang diberikan oleh dokter.
  2. Cegah terjadinya dehidrasi dengan mengkonsumsi banyak air putih, hal yang sangat membahayakan dari kasus keracunan ini tak lain adalah dehidrasi, karena kondisi tersebut bisa memicu kematian. Untuk itu pastikan kebutuhan air dalam tubuh tercukupi, diantaranya adalah dengan mengkonsumsi air putih sebanyak-banyaknya.
  3. Konsumsilah makanan yang mudah dicerna, karena tubuh juga tetap memerlukan asupan nutrisi, maka dianjurkan untuk tetap makan, namun gantilah menu yang dikonsumsi tersebut dengan yang mudah untuk dicerna, seperti diantaranya adalah pisang, sereal, madu, kentang, selain kacang dan sejenisnya.
  4. Gunakan bahan alami sebagai alternatif pengobatan, untuk mengatasi kondisi tersebut maka Anda juga dapat memanfaatkan bahan-bahan alami seperti diantaranya adalah yogurt, hasil olahan atau fermentasi dari susu ini mengandung banyak bakteri baik yang akan melawan bakteri jahat di dalam pencernaan, sehingga mempercepat terjadinya penyembuhan.

Jika seandainya dalam kurun waktu 2 x24 jam kondisi tersebut belum juga membaik setelah dilakukan pertolongan pertama, maka disarankan untuk membawanya ke dokter, karena takutnya sudah semakin parah, sehingga harus dapatkan pertolongan tingkat lanjut dari medis.

Keracunan makanan ini terkadang memang bisa terjadi pada siapa saja secara tidak disadari, namun umumnya pada bayi dan juga anak-anak yang daya tahan tubuhnya masih lemah, sehingga orang tua harus ekstra hati-hati di dalam memberikan produk minuman maupun makanan kepada mereka. Perhatikan kebersihan juga, karena bisa jadi parasit atau jamur tersebut berasal dari kondisi lingkungan yang kotor ini.